SWING SCREENER

Memantau Pergerakan Swing Tahunan Saham Pilihan Anda

Menghubungkan ke database...

[ RUANG IKLAN GOOGLE ADSENSE ]

Panduan Strategi Swing Trading 52-Week High/Low

Screener saham ini dibangun khusus untuk mendeteksi momentum pembalikan arah harga (trend reversal) berdasarkan analisis rentang harga tertinggi dan terendah dalam 52 minggu terakhir (satu tahun perdagangan bursa). Metode ini mengasumsikan bahwa saham-saham dengan kapitalisasi pasar raksasa (Big Cap) cenderung bergerak dalam siklus harga yang berulang dan memiliki area support maupun resistance psikologis yang kuat di pasar.

Mekanisme Perhitungan Persentase Posisi Swing

Angka persentase posisi swing dihitung secara objektif menggunakan rumus jarak relatif dari titik terendah tahunannya. Skor 0% menunjukkan bahwa harga saham saat ini sedang berada tepat di level terendah 52 minggunya, sementara skor 100% menandakan harga berada di puncak tertinggi tahunannya. Area di bawah 25% diklasifikasikan sebagai area jenuh jual (oversold), di mana risiko penurunan harga (downside risk) sudah relatif terbatas dan peluang pembalikan arah naik menjadi sangat tinggi.

4 Zona Pembagian Strategi Trading Mandiri

Pentingnya Manajemen Risiko Modal (Money Management)

Meskipun tingkat akurasi strategi swing trading pada saham-saham Blue Chip dan papan utama bursa berkisar antara 65% hingga 75%, perdagangan saham riil tetap memiliki risiko pasar. Pengguna sangat disarankan untuk membagi porsi modal (cash management) secara ketat, melakukan pembelian bertahap sesuai petunjuk alokasi dana, serta selalu memasang batasan kerugian (Stop Loss) otomatis sebesar 5% hingga 7% di bawah level 52-Week Low demi mengamankan modal inti portofolio Anda.